Merawat Luka Bakar Secara Mandiri


Jahe

Luka bakar merupakan jenis luka yang cukup sering terjadi pada kehidupan sehari-hari. Terkena minyak panas, terkena korek, tersiram air panas, terkena wajan panas atau setrika panas, hingga terlalu lama terpapar sinar matahari bisa menjadi penyebab luka bakar yang paling umum. Seperti diuraikan dalam artikel sebelumnya (disini), penilaian kita terhadap luka bakar yang dialami berperan penting dalam keputusan perawatan luka bakar tersebut. Derajat luka, luas luka, dan tempat luka bisa menjadi pertimbangan untuk penanganan luka bakar secara mandiri atau dilakukan oleh tenaga medis.

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa kita aplikasikan dalam menangani luka bakar dirumah:

Jaukan Sumber Luka

Langkah pertama yang harus dilakukan ketika terkena luka bakar adalah menjauhkan sumber luka. Amankan juga sumber luka agar tidak membahayakan dan malah bisa menyebabkan kejadian yang tidak diinginkan. Sebagai contoh ketika sedang memasak dan terkena wajan panas, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah menjauhkan tangan yang terkena terluka bakar dari wajan dan segera matikan api sebelum lanjut ke tahap selanjutnya.

Alirkan air dingin pada luka

Setelah anda memastikan tempat terjadinya luka aman dan tidak membahayakan bagi orang lain, maka segeralah menuju wastafel, tempat cuci piring, atau tempat yang memungkinkan luka dapat dialiri dengan air yang mengalir. Penggunaan air mengalir sangat penting untuk memastikan kotoran yang ada pada luka terbawa air dan untuk menghindari terjadinya infeksi. Gunakanlah air dingin untuk mengaliri luka bakar, penggunaan air dingin sangat direkomendasikan untuk membantu menurunkan temperature pada luka bakar. Jangan mengunakan es, karena penggunaan es pada luka bakar dapat berakibat kerusakan pada luka bakar yang diderita. Lakukan langkah ini hingga rasa panas dan rasa sakit pada luka bakar mereda.

Obati Luka Bakar

Setelah mengaliri luka dengan air dingin, keringkan luka dengan handuk atau kain yang bersih lalu obati luka dengan obat luka bakar seperti Minol. Jangan mengolesi luka dengan pasta gigi, minyak, atau bahan-bahan lain yang tidak direkomendasikan untuk luka bakar. Hal ini sangat penting karena bahan-bahan yang tidak direkomendasikan untuk luka bakar justru bisa menyebabkan perkembangan bakteri yang mengakibatkan terjadinya infeksi. Jika luka bakar yang diderita mengakibatkan kulit melepuh, maka jangan dipecahkan. Jika kulit yang melepuh tersebut pecah dengan sendirinya atau tidak sengaja pecah, maka oleskan salep antibiotik untuk menghindari terjadinya infeksi.

Tutup luka Bakar

Sebenarnya kita bisa saja tidak menutup luka pada luka bakar yang diderita, jika luka yang terjadi hanya luka bakar yang sangat ringan dan hanya membuat kulit kemerahan. Namun jika luka terlihat melepuh atau tempat luka sering bergesekan dengan pakaian, maka direkomendasikan untuk menutup luka bakar yang diderita. Hal ini penting agar luka yang diderita tidak bertambah parah akibat gesekan tersebut atau pecahnya kulit yang melepuh. Kita bisa menutup luka bakar dengan kain kasa yang steril.

Evaluasi

Langkah terakhir yang sangat penting dalam merawat luka bakar secara mandiri adalah cek secara rutin luka bakar yang diderita. Jika kita menutup luka bakar, ganti secara berkala untuk menghindari adanya infeksi. Jika terasa sakit bisa anda bisa meminum obat penghilagn rasa sakit seperti ibuprofen.

Seperti pananganan pada luka biasa, prinsip penanganan pada luka bakar adalah kebersihannya. Hal ini sangat penting untuk mencegah luka menjadi semakin parah akibat terjadinya infeksi (TA).

Dari berbagai sumber



Temukan Artikel Lainnya

Mengenal Jenis-Jenis Teh

Bagi sebagian besar orang Indonesia, minum teh merupakan gaya hidup yang tidak akan lepas dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita survey kebeberapa tempat makan atau pusat kuliner, es teh, teh manis panas, biasanya menjadi jenis minuman yang paling sering dipesan. Selain itu juga teh sudah dipasarkan dalam berbagai macan bentuk, dari mulai teh celup, teh tarik, dan bahkan sudah dikemas dalam beberapa kemasan instan seperti gelas, botol, maupun box.

Dari beberapa banyak teh yang ada dipasaran, di Indonesia, jenis teh yang paling populer dan paling mudah ditemui adalah teh hitam dan teh hijau. Jenis-jenis teh tersebut dapat dengan mudah dibeli di toko-toko sekitar rumah anda dan tersedia dalam berbagai jenis varian. Namun pernahkan anda mendengar jenis teh oolong maupun teh putih?. Dilansir dari balittri.litbang.pertanian.go.id, terdapat 4 jenis teh yang biasa ditemui. Keempat jenis teh tersebut dibedakan bukan dari jenis tanaman teh tetapi berasarkan pada pengolahannya. Berikut adalah jenis-jenis teh tersebut.

1. Teh Hitam

Teh hitam adalah jenis teh yang sangat populer dan paling banyak ditemui dipasaran. Es teh, teh panas, maupun teh-teh dalam kemasan yang banyak beredar di toko-toko hampir semuanya berbahan dasar teh hitam. Kebanyakan orang timur, bisanya menyebutnya dengan teh merah karena ketika diseduh warna yang dihasilkan cenderung berwarna merah, sedangkan orang-orang barat menyebutnya teh hitam karena warna daun teh yang akan diseduh biasanya berwarna hitam.

Teh hitam merupakan daun teh yang paling banyak mengalami pemrosesan fermentasi, sehingga dapat dikatakan pengolahan teh hitam dilakukan dengan fermentasi penuh.  Tahap pertama, daun diletakkan di rak dan dibiarkan layu selama 14 sampai 24 jam. Kemudian daun digulung dan dipelintir untuk melepaskan enzim alami dan mempersiapkan daun untuk proses oksidasi. Setelah proses penggulungan, daun siap untuk proses oksidasi. Daun diletakkan di tempat dingin dan lembab, kemudian proses fermentasi berlangsung dengan bantuan oksigen dan enzim. Proses fermentasi memberi warna dan rasa pada teh hitam, dimana lamanya proses fermentasi sangat menentukan kualitas hasil akhir. Setelah itu, daun dikeringkan atau dipanaskan untuk menghentikan proses oksidasi untuk mendapatkan rasa serta aroma yang diinginkan.

2. Teh Hijau

Teh  hijau merupakan teh yang sangat populer terutama bagi wanita yang sedang menjalani diet untuk mengurangi berat badan. Sebenarnya, teh hijau dan teh hitam berasal dari tanaman teh yang sama. Namun yang membedakan adalah proses cara pengolahannya hingga menjadi teh yang siap untuk diseduh. Teh hijau adalah teh yang diproses tanpa melewati tahap fermentasi. Sehingga zat anti oksidan pada teh hijau masih dapat dipertahankan. Karena proses tersebut biasanya teh hijau masih mempertahankan warna hijaunya ketika diseduh.

3. Teh Oolong

Teh oolong merupakan jenis teh yang tidak terlalu populer di Indonesia dibandingkan dengan teh hijau dan teh hitam. Teh oolong diproses secara semi fermentasi dan dibuat dengan bahan baku khusus, yaitu varietas tertentu yang memberikan aroma khusus. Proses pembuatan dan pengolahan teh oolong berada diantara teh hijau dan teh hitam, dimana teh oolong dihasilkan melalui proses pemanasan yang dilakukan segera setelah proses penggulungan daun, dengan tujuan untuk menghentikan proses fermentasi, oleh karena itu teh oolong disebut sebagai teh semi fermentasi.

4. Teh Putih

Teh putih merupakan jenis teh yang tidak mengalami proses fermentasi sama sekali, dimana  proses pengeringan dan penguapan dilakukan dengan sangat singkat. Teh Putih diambil hanya dari daun teh pilihan yang dipetik dan dipanen sebelum benar-benar mekar. Teh putih terkenal sebagai dewa dewinya teh karena diambil dari kuncup daun terbaik dari setiap pohonnya, dan disebut teh putih karena ketika dipetik kuncup daunnya masih ditutupi seperti rambut putih yang halus. Daun teh putih adalah daun teh yang paling sedikit mengalami pemrosesan dari semua jenis teh, sedangkan teh jenis yang lain umumnya mengalami empat sampai lima langkah pemrosesan. Dengan proses yang lebih singkat tersebut, kandungan zat katekin  pada teh putih adalah yang tertinggi, sehingga mempunyai khasiat yang lebih ampuh dibanding teh jenis lainnya.

 Foto: pixabay.com

Sumber: http://balittri.litbang.pertanian.go.id/index.php/berita/info-teknologi/159-mengenal-4-macam-jenis-teh

BACA LEBIH LANJUT

Teh Hijau Sebagai Pelangsing Alami

Bagi sebagian orang, minum teh sudah gaya hidup yang rutin dikalukan setiap hari. Budaya minum teh sudah mengakar dan menjadi kebiasaan yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Teh juga sudah menjadi bagian tidak terpisahkan pada hampir semua kalangan tanpa batasan sosial. Teh yang yang paling populer dan banya dikonsumsi adalah teh hitam, namun jika ditinjau dari sisi kesehatan, maka teh hijau adalah teh yang paling banyak memiliki manfaat (disini). Biasanya, teh hijau di konsumsi oleh orang yang sedang dalam proses diet untuk membantu melangsingkan tubuh atau memang orang-orang yang memang tahu manfaat dari mengkonsumsi teh hijau.

Teh hijau merupakan minuman yang diklaim paling sehat. Teh hijau sangat kaya akan anti oksidan dan memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Bahkan teh hijau juga diklaim bisa menurunkan berat badan, sehingga sering dikonsumsi oleh wanita yang sedang diet. Kandungan cafein dalam teh hijau berguna untuk membantu dalam proses pembakaran lemak. Kandungan lainnya yaitu catechin juga berperan dalam metabolism tubuh.

Penggunaan teh hijau sebagai pelangsing akan lebih optimal jika disertai dengan olahraga yang rutin. Hal ini dikarenakan efek pembakaran lemak dari teh hijau akan sangat optimal ketika sedang berolahraga. Pada sebuah penelitian membuktikan bahwa pembakaran lemak dari teh hijau meningkat 17% ketika menggunakan suplemen teh hijau sebelum berolahraga. Penelitian lainnya menunjukan bahwa dengan mengkonsumsi teh hijau, dapat menyebabkan berkurangnya lemak tubuh dalam jangka panjang.

Banyaknya manfaat yang diperoleh ketika mengkonsumsi teh hijau tentu saja menunjukan bahwa sangat baik mengkonsumsi teh hijau setiap hari. Apalagi produk-produk teh hijau sudah banyak beredar dipasaran dengan berbagai merek, sehingga sangat mudah untuk diperoleh. Salah satu merek yang kami rekomendasikan adalah merit tea. Produk ini mengandung teh hijau sehingga memiliki semua manfaat yang dikandung dari teh hijau ketika dikonsumsi.

Merit tea juga sangat kami rekomendasikan bagi para wanita yang sedang menjalani diet untuk menurunkan berat badan. Seperti dibahas pada artikel ini, teh hijau sangat bermanfaat dalam membantu pembakaran lemak. Selain itu Merit Tea juga mengandung daun jati belanda dan garcinia cambogia, sehingga lebih optimal dalam membantu menurunkan berat badan (TA).


Foto : pixabay.com 

Sumber : https://www.healthline.com/nutrition/green-tea-and-weight-loss#metabolism

BACA LEBIH LANJUT

Manfaat Teh Hijau Untuk Kesehatan

Budaya minum teh merupakan budaya yang sudah ada sejak lama. Minum teh dipercaya sangat baik untuk kesehatan dan bisa menenangkan fikiran. Bahkan di Negara jepang dan Tiongkok, terdapat tradisi menyeduh teh yang dilakukan oleh para penyeduh teh yang telah melewati pelatihan dalam seni menyeduh teh. Pada jaman dahulu, upacara minum teh hanya dilakukan dikalangan keluarga kerajaan maupun bangsawan, namun seiring berjalannya waktu, kebiasaan meminum teh dapat dinikmati oleh hampir semua kalangan.

Di Indonesia, minum teh merupakan kebiasaan yang sangat sulit untuk dipisahkan dalam kehidupan sehari. Kebiasaan minum teh telah menyebar dan tidak hanya terbatas pada beberapa kalangan, tetapi telah menjadi kebiasaan pada hampir semua kalangan. Sebagai contoh, ketika seseorang makan baik di warung makan sederhana maupun restoran di mall-mall, minuman teh selalu menjadi primadona untuk dipesan.

Banyak sekali jenis teh yang biasa dikonsumsi, teh hijau merupakan teh yang jarang sekali diminum. Biasanya teh hijau banyak dikonsumsi oleh para wanita yang sedang melakukan diet. Selain harganya yang lebih mahal dari teh biasa, teh hijau juga memiliki manfaat lebih untuk kesehatan jika dibandingkan dengan teh biasa yang diminum di warung-warung. Penelitian membuktikan bahwa teh hijau sangat kaya akan anti oksidan yang sangat tinggi. Selai itu, teh hijau juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dilansir dari situs medicalnewstoday.com, berikut adalah beberapa manfaat teh hijau untuk kesehatan.

·         Mecegah kangker

·         Kesehatan jantung

·         Menurunkan kolesterol

·         Menurunkan resiko stroke

·         Menurunkan resiko Diabetes Tipe 2

·         Membantu menurunkan berat badan

·         Meningkatkan fungsi kognitif otak terutama memori yang bekerja

·         Menurunkan resiko penyakit Alzheimer’s

·         Mencegah gigi berlubang

·         Mengurangi stres dan kelelahan kronis

·         Merawat kondisi kulit

·         Memperbaiki radang sendi dengan mengurangi peradangan

Mengkonsumsi teh hijau jelas memiliki banyak manfaat seperti yang diuraikan di atas. Mengingat manfaatnya untuk kesehatan, sangat disarankan untuk rutin mengkonsumsi teh hijau. Apalagi sekarang banyak sekali produk teh hijau yang beredar dipasaran sehingga sangat mudah diperoleh. Salah satu produk teh hijau yang kami rekomendasikan adalah Merit Tea. Merit Tea mengandung teh hijau sehingga memiliki semua manfaat yang terkandung dalah teh hijau (TA).

 Foto : pixabay.com

Sumber : https://www.medicalnewstoday.com/articles/269538#benefits

BACA LEBIH LANJUT


Beli Sekarang
Hubungi Whatsapp