Hindari Makanan dan Minuman Manis Saat Ganguan Tenggorokan


Jahe

Mengalami sensasi gatal dan tidak nyaman di tenggorokan pasti sangat menganggu dan membuat aktivitas sehari-hari menjadi tidak optimal. Apalagi jika ditambah rasa sakit pada tenggorokan, rasanya pasti akan sangat tidak nyaman dan bertambah sakit saat menelan. Adanya gangguan pada tenggorokan memang seperti penyakit yang sepele, namun bisa berdampak pada produktivitas kerja sehari-hari. Rasa sakit saat menelan juga membuat makan menjadi tidak enak sehingga bisa menurunkan daya tahan tubuh karena porsi makan yang berkurang. Supaya gangguan tenggorokan cepat sembuh dan tidak bertambah parah, tentu saja ada beberapa jenis makanan yang tidak disarankan untuk dikonsumsi, termasuk goreng-gorengan. Namun ternyata makanan atau minuman manispun ternyata harus dihindari, kenapa?

Minum teh manis panas atau aneka kue-kue dan permen memang sangat enak rasanya, namun jika sedang mengalami gangguan tenggorokan ada baiknya untuk dihindari. Memakan makanan manis memang tidak akan menyebabkan terkena gangguan tenggorokan. Namun makanan dan minuman manis justru bisa membuat gangguan tenggorokan bertambah parah. Pada dasarnya gangguan tenggorokan disebabkan oleh adanya zat asing yang masuk ke dalam tenggorokan sehingga menimbulkan alergi, gangguan tenggorokan juga bisa dipicu oleh adanya bakteri dan virus. Kondisi tenggorokan pada saat terjadi gangguan tenggorokan biasanya terdapat adanya iritasi dan inflamasi, dengan mengkonsumsi makanan dan minuman manis akan menjadikan tenggorokan tambah sensitif sehingga iritasi dan inflamasi yang dirasakan menjadi semakin parah. Kondisi yang dirasakan akan semakin parah jika makanan atau minuman manis tersebut dikombinasikan dengan es. Mengkonsumsi es bisa menyebabkan refleks batuk dan membuat inflamasi bertambah parah.

Mengapa makanan dan minuman manis bisa memperparah gangguan tenggorokan yang dirasakan? Kandungan gula dalam makanan dan minuman manis pada dasarnya akan bersifat asam dalam tubuh, sehingga akan mempenaruhi kesetimbangan asam dan basa tubuh. Bakteri maupun virus sangat menyukai lingkungan asam ketika terjadi ketidak seimbangan asam basa tubuh, sehingga bakteri dan virus akan berkembang lebih cepat. Suasana asam juga akan menimbulkan peradangan menjadi tambah parah sehingga gangguan tenggorokan yang dirasakan menjadi semakin parah.

Mengkonsumsi makanan atau minuman manis juga bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh akan menurun. Perlu diingat bahwa sistem kekebalan tubuh merupakan perisai pertama yang membentengi tubuh dari adanya zat asing maupun bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh. Pada kondisi sistem kekebalan tubuh yang menurun tentu bisa menimbulkan iritasi maupun infeksi pada tenggorokan yang terjadi semakin parah. Asupan gula yang terlalu banyak bisa menyebaban penurunan jumlah Vitamin-C dalam tubuh. Seperti diketahui, Vitamin-C sangat berguna untuk meningkatkan dan mempertahankan sistem kekebalan tubuh. Kekurangan Vitamin-C tentu saja akan menyebabkan daya tahan tubuh akan menurun sehingga resiko terjadinya iritasi dan infeksi menjadi lebih besar.

Menghindari makanan dan minuman manis seperti permen tentu saja baik untuk menjaga agar gangguan tenggorokan tidak bertambah parah. Banyak minum air putih hangat dan mengkonsumsi makanan yang sehat sangat direkomendasikan ketika sedang mengalami gangguan tenggorokan. Untuk mempercepat kesembuahan gangguan tenggorokan, bisa dengan mengkonsumsi pelega tenggorokan. Untuk memilih pelega tenggorokan yang beredar di pasaran, pilihlah yang tidak dalam bentuk permen dan bebas gula. Salah satu contohnya anda bisa menggukanan Capung Herbal Pastilles. Produk ini terbuat dari 100% bahan herbal alami, sehingga bebas gula dan perasa buatan. Capung Herbal Pastilles ini sudah terbukti efektif untuk gangguan tenggorokan, dan yang tidak kalah penting produk ini juga sudah memiliki sertifikat Halal dari MUI [TA].



Temukan Artikel Lainnya

Licorice, Si Manis Kaya Manfaat

Jika kita kita sedang mengalami gangguan tenggorokan dan mencari produk-produk untuk meredakan gangguan tenggorokan, kita sering menemukan produk tersebut dengan menonjolkan kandungan licoricenya. Tapi pernahkah kita bertanya-tanya, sebenarnya apa sih licorice?

Licorice atau di Indonesia lebih dikenal dengan nama Akar Manis merupakan tanaman sejenis polong-polongan yang berasal dari Eropa Selatan dan beberapa bagian wilayah Asia. Di Eropa sendiri licorice sudah dikenal dalam bentuk premen sebagai permen licorice. Licorice juga biasa digunakan sebagai perasa dan pemanis dalam produk makanan maupun minuman. Dibalik rasanya yang manis licorice juga sudah digunakan sebahai bahan obat tradisional sejak ribuan tahun yang lalu.

Dilansir dari situs webmd.com, licorice banyak digunakan untuk mengatasi keluhan pada sistem pencernaan termasuk peradangan di usus, mulas, kolik, maupun peradangan pada selaput lambung yang berkelanjutan atau gastritis kronis. Licorice juga sering digunakan untuk mengatasi gangguan tenggorokan, bronchitis, batuk dan infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan virus. Bagi Anda yang telah telah mengalami fase menopause atau menjelang menopause, licorice juga baik untuk mengatasi hot flushes yang kerap dialami oleh banyak perempuan. Selain itu licorice juga baik buat penderita diabetes, kolesterol tinggi, osteoporosis, dan osteoatritis.

Dalam mengatasi gangguan tenggorokan dan batuk, licorice bekerja dengan mengurangi peradangan dan memproduksi lendir sehat sehingga dapat melegakan gangguan tenggorokan dan batuk. Gaya hidup masyarakat Indonesia yang menyukai makanan yang digoreng maupun kondisi pancaroba menjadikannya rentan terhadap gangguan tenggorokan dan batuk. Maka penting untuk selalu menyediakan produk-produk yang mengandung licorice sebagai upaya preventif [TA].



BACA LEBIH LANJUT

Atasi Gangguan Tenggorokan

Tenggorokan gatal dan tidak nyaman sudah pasti mengganggu aktifitas kita sehari-hari. Gangguan tenggorokan disebabkan oleh adanya iritasi maupun infeksi yang diakibatkan oleh adanya zat asing pada tenggorokan. Gangguan tenggorokan dapat dialami oleh semua usia baik anak-anak maupun dewasa. Rasa tidak nyaman pada tenggorokan harus segera diatasi agar tidak berubah menjadi lebih parah dan bisa mengakibatkan gangguan yang lebih serius. Berikut beberapa cara untuk mengatasi gangguan tenggorkan.

Obat Rumahan

Banyak bahan rumahan yang bisa diolah untuk mengatasi gangguan tenggorokan seperti licorice atau akar manis, lemon, madu, teh, hingga air garam. Bahan-bahan tersebut bisa diolah secara mandiri, biasanya dengan diseduh oleh air panas dan dikonsumsi selagi hangat.

Obat Bebas

Untuk mengatasi gangguan tengorokan anda bisa menggunakan obat yang mengandung licorice. Produk-produk tersebut banyak tersedia dalam bentuk permen maupun pastilles seperti produk Capung Herbal Pastilles. Produk tersebut bisa diperoleh di apotik, toko obat, maupun warung biasa dan dapat dibeli bebas tanpa harus ada resep dokter atau rekomendasi dari apoteker. Jika anda merasakan sakit pada tenggorokan maka anda juga bisa menggunakan parasetamol atau ibuprofen yang sudah terbukti aman dan bisa diperoleh tanpa resep dokter.

Obat Resep

Jika gangguan tenggorokan anda sudah berubah menjadi parah dan tidak bisa lagi diatasi dengan pengobatan mandiri, maka disarankan untuk segera periksa ke dokter. Biasanya dokter akan meresepkan obat berdasarkan hasil diagnosa dari pemeriksaan yang dilakukan. Antibiotik, anti nyeri, anti inflamasi, dan anti alergi adalah obat-obat yang biasanya paling sering diresepkan.

Banyak cara untuk mengatasi gangguan tenggorokan yang menganggu, tentunya berdasarkan tingkat keparahan yang diderita. Jika masih gejala-gejala awal bisa menggukan bahan-bahan yang tersedia di rumah, namun jika sudah sangat parah maka memeriksakan diri ke dokter bisa menjadi pilihan. Kami menyarankan untuk selalu menyediakan Pastilles pereda gangguan tenggorokan sebagai tindakan pencegahan sejak dini [TA].

Photo : Designed by Freepik

BACA LEBIH LANJUT

Jangan Sepelekan Tenggorokan Gatal

Bagi sebagian besar orang Indonesia, pasti pernah mengalami rasa tidak nyaman dan gatal pada tenggorokan. Biasanya gatal pada tenggorokan akan sembuh dalam beberapa hari dengan perawatan mandiri di rumah, namun bisa juga berubah menjadi lebih parah. Gatal tenggorokan sendiri di definisikan sebagai sensasi gatal dan tidak nyaman pada tenggorokan yang sering terjadi sebagai salah satu gejala dari infeksi pada saluran pernafasan.

Tenggorokan gatal bisa terjadi karena berbagai sebab, seperti reaksi alergi, perubahan cuaca, maupun menghirup udara berpolusi, dan akibat adanya infeksi bakteri atau virus. Walaupun biasanya masih bisa sembuh dengan perawatan mandiri di rumah, namun gatal pada tenggorokan tanpa penanganan yang tepat bisa terus berkembang menjadi lebih parah. Sehingga sensasi gatal yang semula dirasakan bisa berubah menjadi rasa sakit yang disertai batuk dan demam.

Sakit di tenggorokan, kesulitan untuk menelan yang disertai demam bisa menjadi pertanda bahwa gatal tenggorokan yang diderita sudah berkembang menjadi radang akibat adanya infeksi. Jika gejala-gejala tersebut sudah muncul maka disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penangan yang lebih tepat.

Gatal pada tenggorokan memang umum terjadi dan biasanya dapat dengan mudah ditangani. Namun jangan sekali-kali menganggap sepele sensasi gatal pada tenggorokan anda, karena bisa saja merupakan gejala awal dari adanya infeksi yang bisa menyebakan radang tenggorokan yang memerlukan penanganan yang lebih serius. Sebagai langkah antisipasi, bisa dengan selalu menyediakan Pastilles pereda gangguan tenggorokan seperti Capung Herbal Pastilles. Sehingga gatal di tenggorokan bisa ditangani lebih dini dan tidak berkembang menjadi lebih parah [TA].

Background Photo : Designed by Freepik

BACA LEBIH LANJUT