Atasi Gangguan Tenggorokan


Jahe

Tenggorokan gatal dan tidak nyaman sudah pasti mengganggu aktifitas kita sehari-hari. Gangguan tenggorokan disebabkan oleh adanya iritasi maupun infeksi yang diakibatkan oleh adanya zat asing pada tenggorokan. Gangguan tenggorokan dapat dialami oleh semua usia baik anak-anak maupun dewasa. Rasa tidak nyaman pada tenggorokan harus segera diatasi agar tidak berubah menjadi lebih parah dan bisa mengakibatkan gangguan yang lebih serius. Berikut beberapa cara untuk mengatasi gangguan tenggorkan.

Obat Rumahan

Banyak bahan rumahan yang bisa diolah untuk mengatasi gangguan tenggorokan seperti Licorice atau akar manis, lemon, madu, teh, hingga air garam. Bahan-bahan tersebut bisa diolah secara mandiri, biasanya dengan diseduh oleh air panas dan dikonsumsi selagi hangat.

Obat Bebas

Untuk mengatasi gangguan tengorokan anda bisa menggunakan obat yang mengandung Licorice. Produk-produk tersebut banyak tersedia dalam bentuk permen maupun pastilles seperti produk Capung Herbal Pastilles. Produk tersebut bisa diperoleh di apotik, toko obat, maupun warung biasa dan dapat dibeli bebas tanpa harus ada resep dokter atau rekomendasi dari apoteker. Jika anda merasakan sakit pada tenggorokan maka anda juga bisa menggunakan parasetamol atau ibuprofen yang sudah terbukti aman dan bisa diperoleh tanpa resep dokter.

Obat Resep

Jika gangguan tenggorokan anda sudah berubah menjadi parah dan tidak bisa lagi diatasi dengan pengobatan mandiri, maka disarankan untuk segera periksa ke dokter. Biasanya dokter akan meresepkan obat berdasarkan hasil diagnosa dari pemeriksaan yang dilakukan. Antibiotik, anti nyeri, anti inflamasi, dan anti alergi adalah obat-obat yang biasanya paling sering diresepkan.

Banyak cara untuk mengatasi gangguan tenggorokan yang menganggu, tentunya berdasarkan tingkat keparahan yang diderita. Jika masih gejala-gejala awal bisa menggukan bahan-bahan yang tersedia di rumah, namun jika sudah sangat parah maka memeriksakan diri ke dokter bisa menjadi pilihan. Kami menyarankan untuk selalu menyediakan Pastilles pereda gangguan tenggorokan sebagai tindakan pencegahan sejak dini [TA].

Dari Berbagai Sumber

Photo : Designed by Freepik



Temukan Artikel Lainnya

Merawat Luka Memar

Apakah anda pernah melihat kulit yang kemerahan, biru, atau ungu saat anda jatuh atau terbentur benda tumpul? Sebenarnya kondisi tersebut merupakan luka dalam yang terjadi akibat bagian tubuh berbenturan dengan benda tumpul. Warna kemerahan, kebiruan, atau ungu adalah akibat dari pecahnya pembuluh darah kecil di bawah kulit rusak atau pecah sehingga darah merembes keluar ke jaringan dan membeku. Biasanya gejala yang terjadi diikuti oleh adanya bengkak dan nyeri.

Pada dasarnya luka memar akan sembuh dengan sendirinya dan dapat ditangani secara mandiri tanpa harus ditangani di fasilitas kesehatan oleh tenaga medis. Namun sebelum melakukan perawatan tetap saja diperlukan penilaian yang cukup agar kita yakin bahwa luka yang dialami hanya luka memar biasa bukannya cidera dalam yang parah. Luka memar yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga kesehatan jika sakit yang dialami sangat hebat atau muncul tanda-tanda luka pada organ dalam seperti patah tulang. Jika luka memar muncul tanpa penyebab yang pasti, sebaiknya segera memeriksakan diri ke tenaga medis karena dikhawatirkan memar yang muncul merupakan tanda-tanda adanya penyakit yang serius.

Pada dasarnya dalam menangani luka memar, tidak perlu memperhatikan seterilitas seperti halnya ketika menangani luka biasa atau luka bakar. Namun, tetap saja harus memperhatikan kebersihan ketika sedang melakukan penanganan pada luka. Mencuci luka dan mencuci tangan dengan air bersih sebelum menangani luka tetap direkomendasikan untuk meninimalisir terjadinya infeksi. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dikuti ketika menangani luka memar:

Kompres dengan Es

Langkah pertama yang dilakukan untuk mengatasi luka memar adalah mengkompresnya dengan es. Caranya adalah dengan membungkus es dengan kain atau handuk, lalu kompreskan pada luka. Lakukan langkah ini hingga nyeri dan bengkak berkurang. Penggunaan es pada langkah ini berguna untuk menyempitkan pembuluh darah sehingga memar tidak meluas dan mengurangi nyeri dan pembengkakan.

Balut

Balut luka memar dengan perban elastis, tetapi jangan terlalu kencang. Langkah ini dimaksudkan untuk mencegah luka memar semakin melebar atau bocor yang berakibat luka memar semakin parah. Namun jika luka yang dialami hanya luka memar kecil langkah ini bisa saja dilewatkan.

Tempatkan Bagian yang Terluka pada Posisi yang Tinggi

Usahakan bagian tubuh yang terkena luka memar diposisikan pada posisi yang lebih tinggi dari dada. Langkah ini dimaksudkan untuk mengurangi aliran darah kebagian tubuh yang terkena luka memar sehingga luka memar tidak meluas.

Kompres dengan Air Hangat

Setelah 2 hari, kompres luka memar dengan dengan air hangat. Caranya bisa dengan membasahi handuk dengan air hangat lalu di kompreskan pada bagian tubuh yang mengalami luka memar. Langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan aliran darah sehingga warna pada luka memar cepat memudar.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, diharapkan dapat mempercepat proses penyembuhan pada luka memar. Untuk membantu proses penyembuhan, dapat juga menggunakan obat yang diindikasikan untuk luka memar seperti Minol (TA).

 

Dari Berbagai Sumber

BACA LEBIH LANJUT

Merawat Luka Bakar Secara Mandiri

Luka bakar merupakan jenis luka yang cukup sering terjadi pada kehidupan sehari-hari. Terkena minyak panas, terkena korek, tersiram air panas, terkena wajan panas atau setrika panas, hingga terlalu lama terpapar sinar matahari bisa menjadi penyebab luka bakar yang paling umum. Seperti diuraikan dalam artikel sebelumnya (disini), penilaian kita terhadap luka bakar yang dialami berperan penting dalam keputusan perawatan luka bakar tersebut. Derajat luka, luas luka, dan tempat luka bisa menjadi pertimbangan untuk penanganan luka bakar secara mandiri atau dilakukan oleh tenaga medis.

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa kita aplikasikan dalam menangani luka bakar dirumah:

Jaukan Sumber Luka

Langkah pertama yang harus dilakukan ketika terkena luka bakar adalah menjauhkan sumber luka. Amankan juga sumber luka agar tidak membahayakan dan malah bisa menyebabkan kejadian yang tidak diinginkan. Sebagai contoh ketika sedang memasak dan terkena wajan panas, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah menjauhkan tangan yang terkena terluka bakar dari wajan dan segera matikan api sebelum lanjut ke tahap selanjutnya.

Alirkan air dingin pada luka

Setelah anda memastikan tempat terjadinya luka aman dan tidak membahayakan bagi orang lain, maka segeralah menuju wastafel, tempat cuci piring, atau tempat yang memungkinkan luka dapat dialiri dengan air yang mengalir. Penggunaan air mengalir sangat penting untuk memastikan kotoran yang ada pada luka terbawa air dan untuk menghindari terjadinya infeksi. Gunakanlah air dingin untuk mengaliri luka bakar, penggunaan air dingin sangat direkomendasikan untuk membantu menurunkan temperature pada luka bakar. Jangan mengunakan es, karena penggunaan es pada luka bakar dapat berakibat kerusakan pada luka bakar yang diderita. Lakukan langkah ini hingga rasa panas dan rasa sakit pada luka bakar mereda.

Obati Luka Bakar

Setelah mengaliri luka dengan air dingin, keringkan luka dengan handuk atau kain yang bersih lalu obati luka dengan obat luka bakar seperti Minol. Jangan mengolesi luka dengan pasta gigi, minyak, atau bahan-bahan lain yang tidak direkomendasikan untuk luka bakar. Hal ini sangat penting karena bahan-bahan yang tidak direkomendasikan untuk luka bakar justru bisa menyebabkan perkembangan bakteri yang mengakibatkan terjadinya infeksi. Jika luka bakar yang diderita mengakibatkan kulit melepuh, maka jangan dipecahkan. Jika kulit yang melepuh tersebut pecah dengan sendirinya atau tidak sengaja pecah, maka oleskan salep antibiotik untuk menghindari terjadinya infeksi.

Tutup luka Bakar

Sebenarnya kita bisa saja tidak menutup luka pada luka bakar yang diderita, jika luka yang terjadi hanya luka bakar yang sangat ringan dan hanya membuat kulit kemerahan. Namun jika luka terlihat melepuh atau tempat luka sering bergesekan dengan pakaian, maka direkomendasikan untuk menutup luka bakar yang diderita. Hal ini penting agar luka yang diderita tidak bertambah parah akibat gesekan tersebut atau pecahnya kulit yang melepuh. Kita bisa menutup luka bakar dengan kain kasa yang steril.

Evaluasi

Langkah terakhir yang sangat penting dalam merawat luka bakar secara mandiri adalah cek secara rutin luka bakar yang diderita. Jika kita menutup luka bakar, ganti secara berkala untuk menghindari adanya infeksi. Jika terasa sakit bisa anda bisa meminum obat penghilagn rasa sakit seperti ibuprofen.

Seperti pananganan pada luka biasa, prinsip penanganan pada luka bakar adalah kebersihannya. Hal ini sangat penting untuk mencegah luka menjadi semakin parah akibat terjadinya infeksi (TA).

Dari berbagai sumber

BACA LEBIH LANJUT

Menilai Luka Bakar

Terkadang kita tanpa sadar pernah merasakan terkena luka bakar. Saat ini banyak yang berasumsi bahwa luka bakar hanyalah luka yang disebabkan oleh api saja, padalah luka bakar adalah semua luka yang disebabkan terkena benda yang panas. Jadi jika kita terkena api, terkena benda panas, terkena minyak panas, tersiram air panas, terkena knalpot motor, dan bahkan ketika tersengat listrik, sebenarnya kita sedang terkena luka bakar.  Dalam penanganan luka bakar, tentu saja kita perlu melakukan penilaian yang tepat dalam memutuskan penangan secara mandiri atau perlu penanganan medis.

Pada dasarnya berdasarkan kerusakannya luka bakar dibagi menjadi 3, yaitu Luka bakar derajat 1, derajat 2, dan derajat 3. Pada luka bakar derajat 1, kerusakan yang terjadi hanya merusak lapisan kulit luar saja. Pada luka derajat 2, kerusakan yang terjadi adalah ada kulit yang lebih dalam, sedangkan pada luka bakar derajat 3, keruskan yang terjadi sampai kepada jaringan dibawah kulit seperti jaringan lemak, pembuluh darah, ataupun jaringan saraf.

Pada luka bakar derajat 1, bisa dilakukan penanganan secara mandiri di rumah, sedangkan untuk luka bakar dengan derajat 2 dan 3, diperlukan penanganan medis oleh tenaga kesehatan. Penilaian lain yang bisa menjadi pertimbangan dalam penanganan luka bakar adalah dari luas area yang terbakar dan juga tempat luka bakar terjadi. Sebagai contoh jika luka bakar terjadi pada bagian-bagian vital, maka walaupun luka tersebut ringan dan tidak terlalu luas, tetap saja memerlukan penanganan secara medis oleh tenaga kesehatan.

Diperlukan beberapa pertimbangan dalam menilai luka bakar, pertimbangan-pertimbangan tersebut bisa didasarkan pada beberapa faktor seperti yang diuraikan di atas. Setelah melakukan penilaian, penanganan dapat segera dilanjutkan baik itu secara mandiri maupun oleh tenaga medis. Jika penanganan dilakukan secara mandiri, setelah melakukan pembersihan, luka bisa diobati oleh minol. Minol ini merupakan minyak untuk luka yang baik untuk menyembuhkan luka bakar. Minol ini mengandung bahan-bahan herbal dan berbentuk minyak, sehingga tidak perih ketika digunakan (TA).

 

Dari berbagai sumber

Foto by : pixabay.com

BACA LEBIH LANJUT